SEJARAH KINESIOLOGI

jaman purbakala: hipokratus (460-370 sebelim masehi) mengajukan konsep bahwa seorang harus mendasarkan pengamatan dan membuat kesimpulan hanya melalui apa yang dilihatnya dan melalui akal budinya. aristoteles (384-322 sebelum masehi) disebut-sebut sebagai bapak kinesiologi. tiga abad sebelum masehi aristoteles mengadakan perubahan posisi tubuh dengan cara menolak pada apa yang diinjaknya. oleh karenanya, atlet akan melompat lebih jauh bila ia memegang bebean ditangannya dari pada tidak, dan para pelari akan berlari lebih kencang bila mereka mengayun lengannya. hart (1897) mengatakan, “dari sudut pandang mekanika karya aristoteles dianggap sebagai titik tolak berpikir yang memegang peranan penting dari leonardo da vinci”.ide yang dinyatakan oleh aristoteles merupakan cikal bakal ide-ide newton, borelli dll. konsep-konsep tentang tuas, gravitasi, dan hukum-hukum gerak sangatlah tepat sekali.

archimedes (187-212 sebelum masehi), seorang matematikus yang termashur, meletakan prinsip-prinsip dasar dari benda yang mengapung di air maupun di udara. leonardo da vinci (1452-1519), seorang seniman dan cendikiawan berkebangsaan italia, menaruh perhatian yang besar terhadap dasar-dasar mekanis pada gerak tubuh manusia. borelli (1679), seorang matematikus, dari italia untuk pertama kalinya secara eksperimen menentukan kededukan titik berat badan manusia.

w. dan e weber menulis tentang “mechanic dan menslichen gehwerkzeuge”. teorinya mengenai locomotion, khusunya gerak bandul (pendulum) dan gerakan siklis tungkai yang terjadi karena pengaruh gaya berat, telah dikembangkan oleh ahli-ahli lainya. jaman modern khonsep irritabilitas yang bebas dan eksitabilitas serabut otot ditemukan oleh albrecht von heller (1708-1777) seorang fisiologi dari swiss dan merupakan seorang fisiologi terbesar pada abad 18. marey (1880), seorang peneliti dari prancis telah mengembangkan chronozyklofotografi dan pencata dinamografi secara pneumatis. brauns dan fischer, sarjana dari jerman, juga mempelajari teknik berjalan dan kedudukan titik berat dari tiap-tiap anggota tubuh. abalokov dari uni sovyet telah mengembangkan konstruksi khusus dinamografi untuk pengukuran biomekanika.

kaplan menganggap physiologie des movements, yang diterbitkan oleh derchenne tahun 1865 sebagai buku karya terbesar sepanjang masa. teori masa kini tentang latihan tahanan merupakan konstribusi adolf eugen fick(1829-1901) tentang gaya mekanis dari otot, yang kemudian mengembangkan istilah isotonik dan isometrik. steinhaus memperkuat pendapat morpurgo yang menunjukan bahwa bertambahnya kekuatan dan hypertrophy adalah disebabkan karena bertambahnya diameter serabut, bukan karena bertambahnya jumlah serabut.

borelli mengenalkan bahwa tulang yang digerakkan oleh otot merupakan sebuah tuas, dan dia juga meyakini bahwa gerakan binatang dipengaruhi oleh gaya luar seperti tahan udara dan tahan air dan dipengaruhi juga oleh posisi mekanis yang menguntungkan dan merugikan. hirt menyebut borelli sebagai bapak dari kinesiologi modern. borelli bahkan memberikan sumbangsih dalam memeahami aksi timbal balik dari otot, suatu konsep yang kemudian disusun lebih lanjut oleh sherrington.

SEJARAH KINESIOLOGI

jaman purbakala¬† hipokratus (460-370 sebelUm masehi) mengajukan konsep bahwa seorang harus mendasarkan pengamatan dan membuat kesimpulan hanya melalui apa yang dilihatnya dan melalui akal budinya. aristoteles (384-322 sebelum masehi) disebut-sebut sebagai bapak kinesiologi. tiga abad sebelum masehi aristoteles mengadakan perubahan posisi tubuh dengan cara menolak pada apa yang diinjaknya. oleh karenanya, atlet akan melompat lebih jauh bila ia memegang bebean ditangannya dari pada tidak, dan para pelari akan berlari lebih kencang¬† bila mereka mengayun lengannya. hart (1897) mengatakan, “dari sudut pandang mekanika karya aristoteles dianggap sebagai titik tolak berpikir yang memegang peranan penting dari leonardo da vinci”.ide yang dinyatakan oleh aristoteles merupakan cikal bakal ide-ide newton, borelli dll. konsep-konsep tentang tuas, gravitasi, dan hukum-hukum gerak sangatlah tepat sekali.

archimedes (187-212 sebelum masehi), seorang matematikus yang termashur, meletakan prinsip-prinsip dasar dari benda yang mengapung di air maupun di udara. leonardo da vinci (1452-1519), seorang seniman dan cendikiawan berkebangsaan italia, menaruh perhatian yang besar terhadap dasar-dasar mekanis pada gerak tubuh manusia. borelli (1679), seorang matematikus, dari italia untuk pertama kalinya secara eksperimen menentukan kededukan titik berat badan manusia.

w. dan e weber menulis tentang “mechanic dan menslichen gehwerkzeuge”. teorinya mengenai locomotion, khusunya gerak bandul (pendulum) dan gerakan siklis tungkai yang terjadi karena pengaruh gaya berat, telah dikembangkan oleh ahli-ahli lainya. jaman modern khonsep irritabilitas yang bebas dan eksitabilitas serabut otot ditemukan oleh albrecht von heller (1708-1777) seorang fisiologi dari swiss dan merupakan seorang fisiologi terbesar pada abad 18. marey (1880), seorang peneliti dari prancis telah mengembangkan chronozyklofotografi dan pencata dinamografi secara pneumatis. brauns dan fischer, sarjana dari jerman, juga mempelajari teknik berjalan dan kedudukan titik berat dari tiap-tiap anggota tubuh. abalokov dari uni sovyet telah mengembangkan konstruksi khusus dinamografi untuk pengukuran biomekanika.

kaplan menganggap physiologie des movements, yang diterbitkan oleh derchenne tahun 1865 sebagai buku karya terbesar sepanjang masa. teori masa kini tentang latihan tahanan merupakan konstribusi adolf eugen fick(1829-1901) tentang gaya mekanis dari otot, yang kemudian mengembangkan istilah isotonik dan isometrik. steinhaus memperkuat pendapat morpurgo yang menunjukan bahwa bertambahnya kekuatan dan hypertrophy adalah disebabkan karena bertambahnya diameter serabut, bukan karena bertambahnya jumlah serabut.

borelli mengenalkan bahwa tulang yang digerakkan oleh otot merupakan sebuah tuas, dan dia juga meyakini bahwa gerakan binatang dipengaruhi oleh gaya luar seperti tahan udara dan tahan air dan dipengaruhi juga oleh posisi mekanis yang menguntungkan dan merugikan. hirt menyebut borelli sebagai bapak dari kinesiologi modern. borelli bahkan memberikan sumbangsih dalam memeahami aksi timbal balik dari otot, suatu konsep yang kemudian disusun lebih lanjut oleh sherrington.

sumber:buku kinesiologi pendidikan jasmani

penulis :subagyo, M.Pd&sigit nugroho, S.Or